Anak yang akan pertama kali ikut Sekolah Minggu sering punya banyak pertanyaan di kepalanya. Ke mana kita pergi? Siapa yang ada di sana? Mama atau Papa di mana? Orang tua pun biasanya ikut berdebar. Karena itu, sedikit percakapan sebelum hari Minggu bisa sangat membantu.

Yesus ingin anak-anak datang kepada-Nya

Di Markus 10:13–16, beberapa orang membawa anak-anak kepada Yesus supaya Ia menyentuh dan memberkati mereka. Para murid menegur orang-orang itu, mungkin karena menganggap anak-anak tidak penting atau hanya mengganggu. Yesus marah melihatnya. Ia berkata, kurang lebih, “Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan halangi mereka.” Ia juga mengatakan bahwa Kerajaan Allah adalah milik orang-orang yang seperti mereka. Lalu Ia memeluk anak-anak itu, meletakkan tangan-Nya atas mereka, dan memberkati mereka.

Dari kisah ini kita belajar bahwa anak tidak perlu “pintar” dulu untuk didekati Tuhan. Ia menerima mereka apa adanya. Sebagai orang tua, kita bisa meniru sikap itu. Kita tidak perlu menyiapkan anak menjadi sempurna. Cukup ajak ia datang dengan hati yang tenang.

Contoh percakapan di rumah

Berikut hanya contoh percakapan. Ini bukan prosedur kelas dan bukan gambaran pasti apa yang akan terjadi di Sekolah Minggu. Ubah kata-katanya sesuai usia dan kepribadian anak Anda.

Orang tua: Hari Minggu nanti kita ke gereja, ya. Kamu akan ikut Sekolah Minggu, tempat anak-anak belajar tentang Tuhan Yesus.

Anak: Aku nggak kenal siapa-siapa.

Orang tua: Wajar kalau kamu merasa begitu. Mama/Papa juga kadang deg-degan waktu ke tempat baru. Kita akan kenalan pelan-pelan, nggak perlu buru-buru.

Anak: Kalau aku nggak mau, gimana?

Orang tua: Bilang saja apa yang kamu rasakan. Kita cari jalan sama-sama. Mama/Papa nggak akan marah.

Anak: Di sana ngapain?

Orang tua: Mama/Papa belum tahu persisnya, jadi nanti kita tanya kakak-kakak di sana. Yang Mama/Papa tahu, Tuhan Yesus senang kalau anak-anak datang kepada-Nya. Ada ceritanya di Alkitab, mau Mama/Papa ceritakan?

Perhatikan bahwa orang tua dalam contoh ini tidak menjanjikan hal yang belum pasti. Kalau Anda belum tahu jawabannya, mengatakan “kita tanya bersama” jauh lebih baik daripada menebak. Anak lebih mudah percaya pada orang tua yang jujur.

Beberapa hal yang bisa Anda lakukan

  • Ceritakan kisah Markus 10 dengan kata-kata sendiri. Anak kecil biasanya suka bagian ketika Yesus memeluk anak-anak.
  • Biarkan anak bertanya, dan terima semua perasaannya. Takut, malu, atau antusias semuanya wajar.
  • Tanyakan hal praktis kepada tim kami sebelum datang, misalnya cara antar dan jemput atau apakah Anda boleh menemani. Kami tidak ingin Anda menebak-nebak, jadi tanyakan langsung.
  • Beri tahu anak bahwa pertama kali boleh terasa asing. Tidak apa-apa kalau ia belum langsung nyaman.

Siapkan juga diri Anda

Kadang yang paling gugup justru orang tuanya. Jika Anda dan keluarga baru pertama kali ke gereja kami, halaman Baru di Sini menjelaskan gambaran kunjungan pertama. Informasi tentang kelas anak ada di halaman Sekolah Minggu, dan jadwal ibadah terbaru selalu bisa Anda lihat di Ibadah Minggu, karena halaman itulah yang kami perbarui.

Sapa kami lebih dulu

Anda boleh menghubungi kami sebelum hari Minggu lewat WhatsApp di 0811 9913 366. Ada tim yang menangani calon pengunjung, dan Anda bisa menyampaikan pertanyaan tentang anak Anda. Halaman Kontak juga memuat cara lain untuk menghubungi kami.

Yesus tidak menghalangi anak-anak datang kepada-Nya. Kami berharap Anda pun merasa tidak ada yang menghalangi langkah keluarga Anda.

Bacaan Alkitab: Markus 10:13–16.